Oleh: taofik muhammad | Mei 2, 2011

Hari Pendidikan Nasional, dan Enterpreneurship

Hari ini tepat tanggal 2 Mei 2011. Setiap tahun tanggal dua bulan Mei selalu diperingati sebagai hari pendidikan nasional. Peringatan tersebut hanya berselang satu hari setelah May Day atau hari buruh.

Menengok pendidikan di Indonesia khusunya di Cianjur Selatan memang jauh dari kata sempurna. Namun demikian kita juga perlu mengapresiasi pemerintah karena pemerintah telah melakukan banyak perubahan terutama di sisi infrastruktur terhadap pembangunan pendidikan di Cianjur Selatan. Saat ini hampir semua kecamatan di Cianjur Selatan memiliki setidaknya satu sekolah menengah atas. Sekolah menengah atas kejuruan menjadi pilihan utama pemerintah. Hal tersebut saya pikir sangat tepat, karena SMK memiliki kompetensi yang dikembangkan dari kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar. SMK Cianjur Selatan yang berlokasi di daerah pinggir pantai bisa membuat juruasan kelautan, sebaliknya SMK yang terletak di daerah pegunungan sepantasnya membuka kelas pertanian.

Namun demikian, perlu diperhatikan dengan baik para peserta didik, para siswa-siswi SMK tersebut benar-benar bisa terserap oleh lapangan pekerjaan. Sekolahnya sudah benar, tapi lapangan pekerjaannya minim sama dengan membiarkan para intelektual tersebut untuk nganggur. Disanalah letak pentingnya pendidikan wirausaha.

Hampir semua masyarakat di negara maju, seperti Amerika setuju bahwa wiraswasta atau enterpreneur merupakan jawaban atas merajalelanya pengangguran. Namun sayangnya, penduduk Indonesia (terutama para orang tua) lebih bangga jika anaknya bekerja jadi PNS atau jadi buruh di pabrik daripada jadi wiraswasta. Hal tersebut berlandaskan pada paham bahwa bekerja itu enak, tiap bulan tidak perlu bingung jualan laku atau tidak, karena gaji pasti keluar.

Inilah sebuah paradigma yang perlahan harus mulai diubah. Banyaknya SMK di Cianjur Selatan alangkah baiknya jika mengarahkan siswa untuk menjadi seorang pengusaha sukses daripada menjadi pegawai. Jika sistem tersebut sudah berjalan dengan baik, maka berita tentang TKW Cianjur Selatan yang disiksa majikan merupakan sebuah berita langka. Selain itu, dengan enterpreneurship masa depan Cianjur Selatan bisa lebih cerah. Karena, jika banyak pengusaha dari Cianjur Selatan, maka pemerintah tidak perlu lagi susah payah untuk mencari investor pengembangan Cianjur Selatan.

Sederhananya seperti itu.🙂


Responses

  1. Butul sekali, masyarakat kita ngan mengabil resiko dalam keseharian, pinginnya kerja di orang banyak uang, padahal itu hanya pata morgana saja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: